Air: Menyimpan dan Memurnikan
Berapa banyak yang kamu butuhkan, cara menyimpannya agar tidak rusak, dan 4 metode untuk membuat air layak minum saat keran tidak berfungsi.
Berapa Banyak Air yang Kamu Butuhkan
Acuan standar adalah 3 liter per orang per hari: 2 untuk minum dan 1 untuk kebersihan dasar dan memasak. Untuk perlengkapan 72 jam keluarga 4 orang: 36 liter. Tambahkan lebih banyak jika ada bayi (susu formula), ibu hamil, lansia, atau cuaca panas. Di musim panas atau dengan aktivitas fisik, naikkan menjadi 4-5 liter per orang per hari.
| Orang di rumah | 72 jam | 1 minggu | 2 minggu |
|---|---|---|---|
| 1 | 9 L | 21 L | 42 L |
| 2 | 18 L | 42 L | 84 L |
| 3 | 27 L | 63 L | 126 L |
| 4 | 36 L | 84 L | 168 L |
Cara Menyimpannya agar Tidak Rusak
- Gunakan jerigen air kemasan yang belum dibuka (tanggal kedaluwarsa tercetak: biasanya 1-2 tahun).
- Atau gunakan ulang botol PET minuman ringan: isi dengan air keran, tutup rapat, beri label tanggal.
- Simpan di tempat sejuk, gelap, dan kering: jauh dari sinar matahari dan bahan kimia.
- Jangan gunakan kemasan susu atau jus: sisa organik bisa berfermentasi.
- Jauhkan air dari lantai (palet atau rak) dan periksa tidak ada kebocoran.
- Ganti air yang disimpan setiap 6-12 bulan: gunakan untuk menyiram atau membersihkan lalu isi ulang.
Pemurnian: 4 Metode Saat Keran Tidak Berfungsi
Urutan keandalan untuk membuat air yang meragukan layak minum (dari sungai, hujan, kolam renang, tangki):
- Merebus (metode utama) — 1 menit pada titik didih (3 menit jika ada keraguan kontaminasi kimia). Membunuh bakteri, virus, dan parasit. Biarkan dingin dalam wadah bersih dan tertutup.
- Tablet penjernih — dikloro-s-triazinatrion (aquatabs) atau yodium. Ikuti petunjuk pada kemasan; yodium tidak cocok untuk ibu hamil atau penggunaan jangka panjang.
- Filter portabel — filter membran (0,1-0,2 mikron) seperti LifeStraw atau Sawyer: menyaring bakteri dan parasit, bukan virus. Ideal untuk tas.
- Pemutih tanpa aditif — 2 tetes per liter air jernih (4 jika keruh), kocok, tunggu 30 menit. Harus pemutih yang aman untuk konsumsi (4-5% klorin aktif), tanpa pewangi atau pengental.
Sumber Air di Rumah yang Belum Kamu Pikirkan
- Tangki pemanas air (hingga 100+ L air yang sudah diolah). Tutup saluran masuk sebelum mengosongkannya.
- Tangki toilet (air non-minum, berguna untuk pembersihan dan siram).
- Pipa: tutup keran utama dan buka keran tertinggi agar air dari pipa turun ke wadah.
- Es di kulkas: cairkan, itu air minum.
- Air dari buah kalengan (sirupnya bisa diminum dalam keadaan ekstrem).
Jika ada peringatan resmi tentang kontaminasi air, JANGAN gunakan bahkan untuk menggosok gigi sampai otoritas mengonfirmasi bahwa air aman.